Viralterkini.id, JAKARTA, Indonesia Communications (ID COMM) meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia PR of the Year 2026 yang digelar MIX MarComm Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan untuk program komunikasi bersama VinFast Indonesia dan prestasi salah satu praktisi komunikasi perusahaan.

Program “Communication Ecosystem to Reinforce Market Entry Towards Strong Engagement” bersama VinFast Indonesia meraih predikat Good dalam kategori Marketing PR Program – Judges Assessment. Program tersebut juga mencatat skor tertinggi, yakni 94,45, dalam kategori The Best Outtakes Marketing PR Program.
Penghargaan lainnya diraih Account Manager ID COMM Adeanti Prasti yang dinobatkan sebagai Senior PR Practitioner of the Year – Judges Assessment.
Indonesia PR of the Year merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi terhadap program komunikasi dan profesional di bidang public relations. Penilaian dilakukan melalui mekanisme call for entries serta survei kepada jurnalis desk bisnis.


Bagi ID COMM, capaian tersebut menunjukkan adanya perubahan dalam mengukur keberhasilan aktivitas public relations. Kinerja komunikasi tidak lagi hanya dilihat dari jumlah pemberitaan atau eksposur, tetapi juga dari keterlibatan audiens, perubahan persepsi, serta kontribusinya terhadap tujuan bisnis.
Pendekatan tersebut diterapkan ID COMM dalam mendukung proses market entry VinFast Indonesia. Program komunikasi dirancang dengan mengintegrasikan sejumlah kanal dan pemangku kepentingan, termasuk media dan key opinion leader (KOL).
Program tersebut juga menggunakan kerangka pengukuran AMEC yang mencakup Input, Output, Outtakes, Outcomes, hingga Impact. Kerangka ini digunakan untuk melihat efektivitas komunikasi secara lebih menyeluruh, mulai dari pelaksanaan program hingga dampak yang dihasilkan.
Associate Director ID COMM Maytha Andryanna mengatakan strategi komunikasi perlu diarahkan pada hasil yang relevan bagi bisnis dan pemangku kepentingan.


“Komunikasi yang efektif bukan hanya tentang seberapa banyak awareness atau eksposur yang dapat diciptakan, tetapi bagaimana komunikasi tersebut mampu membangun engagement, membentuk persepsi, dan memberikan dampak yang relevan bagi bisnis maupun stakeholder,” ujar Maytha.
Menurut dia, pendekatan communication ecosystem memungkinkan insight, narasi, kanal, stakeholder, dan pengukuran ditempatkan dalam satu kerangka strategi.
“Keberhasilan PR tidak cukup hanya dilihat dari coverage, tetapi juga dari perubahan yang dihasilkan dan kontribusinya terhadap tujuan bisnis,” katanya.
Sementara itu, penghargaan untuk Adeanti Prasti menegaskan pentingnya peran praktisi dalam menerjemahkan kebutuhan bisnis ke dalam strategi komunikasi.
Sebagai Account Manager, Adeanti menangani berbagai kebutuhan komunikasi klien, mulai dari memahami tantangan, menyusun strategi, hingga memastikan implementasi program berjalan sesuai tujuan.
“Penghargaan ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga apresiasi bagi seluruh tim konsultan ID COMM. Capaian ini lahir dari kolaborasi dalam merancang dan menjalankan komunikasi strategis yang membantu klien mencapai tujuan,” ujar Adeanti.
Ia menilai perkembangan industri komunikasi menuntut praktisi PR memiliki pemahaman yang lebih luas terhadap bisnis, industri, karakter audiens, serta perubahan perilaku masyarakat.
Dengan dua penghargaan tersebut, ID COMM menilai pengelolaan komunikasi strategis ke depan akan semakin membutuhkan pendekatan berbasis data, pemahaman bisnis, integrasi berbagai kanal komunikasi, serta sumber daya manusia yang mampu menerjemahkan kebutuhan klien menjadi strategi yang terukur.(DP)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.